Peninggalan Budaya Suku Minahasa Bernama Waruga, Rumah Tempat Raga Kembali ke Surga

Cahya Sumirat
Peninggalan budaya suku Minahasa yang masuk sebagai cagar budaya salah satunya Kompleks Waruga Sawangan yang berada di Kabupaten Minahasa Utara. (Foto: Kemdikbud)

Benda- benda seperti periuk, perunggu, piring, manik-manik serta benda lain sengaja disertakan sebagai bekal kubur bagi orang yang akan meninggal.

Dahulu waruga tidak dimiliki oleh semua orang suku Minahasa namun hanya sebagian orang saja, khususnya yang memiliki kelas sosial tinggi.

Begitu pula dengan mulai menularnya berbagai penyakit yang berasal dari pembusukan mayat di dalam waruga, seperti kolera dan tipus.

Di Desa Sawangan contohnya, pada saat itu kepala desa memerintahkan untuk mengumpulkan waruga untuk diletakkan di pinggir desa agar warga dapat terhindar dari penyakit yang ditularkan.

Masyarakat suku Minahasa kemudian mulai mengenal peti mati untuk sarana pemakaman yang ditanamkan dalam tanah. Penggunaan peti mati juga tidak terlepas dari pengaruh penyebaran agama Kristen di Sulut.

Demikianlah salah satu peninggalan budaya suku Minahasa yang mudah dijumpai hingga saat ini yakni waruga yang dijadikan sebagai cagar budaya.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Temuan Kubur Lempeng Batu Prasejarah di Bondowoso Dirusak Orang, Sejumlah Barang Dicuri

57 tahun lalu

Gedung Yayasan Pusat Kebudayaan di Bandung Ambruk, 3 Orang Terluka

57 tahun lalu

Jejak Sejarah Benteng Marlborough di Bengkulu, Arsitektur Unik Gaya Eropa dan Lokal

57 tahun lalu

Penjarahan Benda-benda Kuno di Sungai Batanghari Jambi Tak Terbendung

57 tahun lalu

Sejarah Masjid Menara Kudus, Warisan Cagar Budaya Islam Indonesia di Jawa Tengah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal