Penduduk Miskin Sulut di Perdesaan dan Perkotaan Meningkat

Subhan Sabu
Kondisi penduduk miskin di Sulut. (Foto: BPS) 

Peranan komoditas makanan terhadap garis kemiskinan jauh lebih tinggi dibandingkan komoditas non makanan.

"Sumbangan garis kemiskinan makanan terhadap garis kemiskinan pada Maret 2020 adalah sebesar 77,02 persen. Kondisi ini tidak jauh berubah dibandingkan kondisi Maret 2020 yaitu sebesar 76,95 persen," tutur Norma

Jenis komoditas makanan yang berpengaruh besar terhadap nilai garis kemiskinan di perkotaan maupun di perdesaan yakni beras, rokok kretek filter, tongkol/tuna/cakalang. Sementara komoditas non makanan yang memiliki pengaruh besar terhadap nilai garis kemiskinan di perkotaan maupun perdesaan adalah perumahan.

Selama periode Maret 2020-September 2020, Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) dan Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) mengalami peningkatan.

"Secara umum, pada periode 2014-2020, angka kemiskinan di Sulut cenderung berfluktuasi namun menunjukkan tren yang menurun sejak tahun 2016," ujar Norma.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Common Room Gelar Rural ICT Camp 2023 Memajukan Keberdayaan Digital di Wilayah Pedesaan

57 tahun lalu

BPS: Penduduk Miskin di Jateng Turun 66,73 Ribu Orang

57 tahun lalu

Ganjar Ciptakan Iklim Investasi Jateng Kondusif, Pakar: Tumbuhkan Ekonomi dan Turunkan Angka Kemiskinan

57 tahun lalu

Manado Inflasi 0,75 Persen, Dipicu Kenaikan Harga Beras 

57 tahun lalu

Wisman Berkunjung ke Sulut Masih Didominasi Warga China

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal