Masyarakat berpenghasilan menengah ke atas, termasuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan pelaku usaha bermodal dasar Rp5 juta ke atas, agar menggunakan Bright Gas atau elpiji 5,5 kg.
Elpiji tiga kg bersubsidi juga hanya diperuntukkan bagi nelayan yang telah mengikuti program konversi dari BBM ke BBG.
Sebanyak 800 nelayan di daerah ini menjadi penerima atau pemanfaat elpiji 3kg bersubsidi.
Sejauh ini kata Ahyun, pihaknya terus berkoordinasi dengan pihak agen dalam pendistribusian elpiji di daerah ini.
Ada dua agen penyalur untuk 300 pangkalan tersebar di 11 kecamatan. "Termasuk berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan untuk ikut mengawasi dan mengevaluasi pendistribusian elpiji baik tiga kg bersubsidi maupun Bright Gas 5,5 kg agar stok tetap lancar dan terpenuhi," ujarnya.