Pedagang di Gorontalo Kecewa Pasar Senggol Ditiadakan

Antara
Ilustrasi. Seorang calon pembeli melihat baju koko anak di toko busana muslim di Kota Gorontalo, Gorontalo.(Foto: Antara)

GORONTALO, iNews.id – Kebijakan pemerintah meniadakan Pasar Senggol di Kota Gorontalo membuat sejumlah pedagang kecewa. Harapan pedagang mendulang rupiah di Pasar Senggol yang digelar pada pertengahan hingga akhir bulan Ramadan kandas.

"Sangat kecewa karena ini kedua kalinya pasar tidak digelar. Alasannya mencegah penularan Covid, tapi nyatanya pasar-pasar tradisional tetap jalan," ujar salah seorang pedagang Elon Karim di Kota Gorontalo, Kamis (29/4/2021).

Menurutnya Pasar Senggol adalah salah satu sumber pendapatannya di bulan Ramadan, dengan berjualan berbagai merek dan model jam tangan.

Selain itu, ia bersama kawannya yang lain berdagang sandal dengan harga yang lebih murah dibanding harga toko.

"Selisih dengan toko bisa sampai 50 ribu. Biasanya di penghujung bulan Ramadan omset akan semakin naik, karena pengunjung pasar semakin banyak," ujar pedagang lainnya Yusrin (43).

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap! Pasien Terpapar Virus Super Flu Meninggal di Bandung Punya Komorbid

57 tahun lalu

10 Warga Jabar Terpapar Virus Super Flu, Terdeteksi sejak Agustus

57 tahun lalu

Pedagang Bersyukur Pasar di Aceh Tamiang Bergeliat usai Banjir: Ekonomi Kembali Bergerak

57 tahun lalu

Pedagang Kembang Api Tewas Ditabrak Mobil di Palangka Raya, Pengemudi Diduga Mabuk

57 tahun lalu

Korupsi Bilik Sterilisasi Covid-19 di Dairi, 2 Terdakwa Divonis 2 Tahun Penjara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal