OJK Sulutgomalut Sebut Kondisi Literasi-Inklusi Sulut di Atas Nasional

Subhan Sabu
Darwisman pada Webinar OJK Goes to Sulut, Kamis (24/3/2022). (Foto: Ojk)

"Literasi keuangan telah menjadi isu penting saat ini karena tanpa memahami konsep keuangan dasar, seseorang tidak memiliki bekal keahlian dalam pengambilan keputusan mengenai pengelolaan keuangan dan pemilihan instrumen finansial mengenai tabungan, investasi, pinjaman, dan lainnya," tutur Darwisman.

Rendahnya tingkat literasi keuangan ini memberikan dampak kepada masyarakat menjadi lebih rentan dalam menghadapi berbagai risiko keuangan, seperti ketidaksiapan terhadap pengeluaran tak terduga/darurat, kesenjangan sosial sampai dengan rawan terjebak pada skema penipuan produk keuangan yang tidak berizin/ilegal.

Masyarakat yang memiliki akses keuangan cenderung tidak hanya menghabiskan dananya untuk kesenangan sesaat, tetapi lebih kepada kebutuhan dan mempersiapkan dana untuk keadaan darurat dan merencanakan masa depan. 

"Pada akhirnya, peningkatan jumlah masyarakat yang memiliki akses keuangan berkontribusi positif kepada pertumbuhan ekonomi serta pengentasan kemiskinan," ujar Darwisman.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jaringan BRILink Agen Mekaar Tembus 426 Ribu, Holding Ultra Mikro Perkuat Inklusi Keuangan

57 tahun lalu

Kasus Penyimpangan Dana Koperasi BLN, Polda Jateng Tetapkan Kacab Jadi Tersangka

57 tahun lalu

Resah, Ratusan Nasabah Geruduk Kantor Bank Cirebon Usai Izin Usaha Dicabut OJK

57 tahun lalu

Ayah Raline Shah Ditipu hingga Rp254 Juta, Begini Modus Licik Pelaku

57 tahun lalu

Tersangka sejak 2024, Eks Bos Pinjol Investree Ditahan usai Dipulangkan dari Qatar 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal