Mantan Reporter Militer Divonis 22 Tahun Penjara atas Tuduhan Makar dan Pengkhianatan

Umaya Khusniah
Ivan Safronov merupakan mantan reporter militer yang divonis 22 tahun penjara. (Foto: Reuters)

Banyak jurnalis dan aktivis hak asasi manusia Rusia telah mendorong pembebasan Safronov. Mereka menduga pihak berwenang ingin membalas dendam atas pemberitaannya yang mengungkap insiden militer Rusia dan kesepakatan senjata yang curang.

Kremlin tetap tidak bergeming meski banyak pihak menekan. Juru bicara Presiden Rusia Vladimir Putin, Dmitry Peskov, menolak untuk mengomentari kasus ini dalam konferensi dengan wartawan.

Safronov telah ditahan sejak penangkapannya pada Juli 2020 di Moskow.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jurnalis Protes Buang ID Card usai Diusir Liput Arahan Gubernur Pasca-OTT Bupati Pekalongan

57 tahun lalu

3 Wartawan Babel Dikeroyok dan Diancam Dibunuh Oknum Petugas Perusahaan Tambang

57 tahun lalu

20 Jam Terapung di Laut, Turis Rusia Hilang Saat Surfing di Nusa Dua Ditemukan Nelayan

57 tahun lalu

Jurnalis di Banggai Laut Jadi Korban Penusukan, Diduga gegara Utang Piutang

57 tahun lalu

Geger Sumur Minyak Mentah di Blora Terbakar, Warga Larang Jurnalis Meliput

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal