Mantan Reporter Militer Divonis 22 Tahun Penjara atas Tuduhan Makar dan Pengkhianatan

Umaya Khusniah
Ivan Safronov merupakan mantan reporter militer yang divonis 22 tahun penjara. (Foto: Reuters)

"Saya cinta kalian semua!" kata Safronov kepada para pendukungnya.

Sebelumnya, Safronov dituduh membocorkan rahasia militer kepada intelijen Ceko dan seorang warga negara Jerman. Sebaliknya, dia bersikeras tidak bersalah.

Dia beralasan mengumpulkan semua informasi dari sumber terbuka sebagai bagian dari pekerjaan jurnalistiknya. Dia juga tidak melakukan sesuatu yang ilegal.

Dalam pernyataan terakhirnya di persidangan pekan lalu, Safronov menolak tuduhan itu sebagai hal yang tidak masuk akal. Dia menegaskan, semua informasi yang diterbitkan merupakan kumpulkan dari narasumbernya di lembaga pemerintah dan industri militer.

Dia juga mengaku tidak pernah memiliki akses ke dokumen rahasia. Penyelidik telah gagal memberikan kesaksian untuk mendukung tuduhan spionase.

Safronov menggambarkan hukuman panjang yang diminta oleh jaksa sebagai sesuatu yang mengerikan. Hukuman tersebut akan menodai citra negara dengan menunjukkan bahwa seorang jurnalis dihukum hanya karena melakukan pekerjaannya. 

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jurnalis Protes Buang ID Card usai Diusir Liput Arahan Gubernur Pasca-OTT Bupati Pekalongan

57 tahun lalu

3 Wartawan Babel Dikeroyok dan Diancam Dibunuh Oknum Petugas Perusahaan Tambang

57 tahun lalu

20 Jam Terapung di Laut, Turis Rusia Hilang Saat Surfing di Nusa Dua Ditemukan Nelayan

57 tahun lalu

Jurnalis di Banggai Laut Jadi Korban Penusukan, Diduga gegara Utang Piutang

57 tahun lalu

Geger Sumur Minyak Mentah di Blora Terbakar, Warga Larang Jurnalis Meliput

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal