Manado Dijuluki Kota Apa, Tinutuan atau Doa?

Cahya Sumirat
Manado dijuluki kota apa salah satunya resmi dicanangkan sebagai Kota Doa bagi seluruh umat beragama di Indonesia. (Foto: Dok.Humas Pemkot)

Bubur Manado atau Tinutuan biasanya disajikan untuk sarapan pagi beserta berbagai pelengkap hidangannya. Walau demikian, tinutuan umumnya tetap dapat ditemukan di berbagai rumah makan di luar waktu sarapan.

Makanan khas Tinutuan ini kemudian dipakai menjadi moto Kota Manado sejak kepemimpinan Wali Kota Jimmy Rimba Rogi dan Wakil Wali Kota Abdi Wijaya Buchari periode 2005-2010, menggantikan moto Kota Manado sebelumnya yakni Berhikmat.

Manado dijuluki kota apa berikutnya yaitu Kota Doa. Julukan ini muncul dan digaungkan sejak resmi dicanangkan sebagai Kota Doa bagi seluruh umat beragama di Indonesia oleh Wali Kota Manado saat itu yakni GS Vicky Lumentut.

Semua perwakilan agama sepakat agar seluruh masyarakat Kota Manado menjadikan doa sebagai bagian dari hidup, karakter, atau gaya hidup sehari-hari. 

Penetapan ini sesuai kesepakatan bersama para pemimpin umat beragama yang dikoordinasikan Badan Kerja Sama Antarumat Beragama (BKSUA) dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Manado di God Bless Park.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kecelakaan di Wanea Manado Tewaskan Bayi 5 Bulan, Sopir Mobil Jadi Tersangka

57 tahun lalu

Oknum Polisi Tersangka Tabrak Lari di Manado Dipatsus, Terancam 6 Tahun Penjara

57 tahun lalu

Oknum Polisi Jadi Tersangka Tabrak Lari di Manado, 1 Korban Tewas

57 tahun lalu

Kondisi Terkini Manado usai Diguncang Gempa M 7,6, Warga Mulai Beraktivitas meski Trauma

57 tahun lalu

Respons Cepat Gempa, Kapolres Manado Turun Langsung Imbau Warga Jangan Panik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal