Kasus Covid-19 Belum Tertangani, Virus Marburg yang Mematikan Serang Negara Ini

Anton Suhartono
Guinea melaporkan kasus kematian akibat virus Marburg (Foto: Reuters)

Hasil analis laboratorium demam berdarah Guinea yang diperkuat dengan Institut Pasteur Senegal memastikan pasien tersebut positif Marburg.

"Virus Marburg berpotensi menyebar jauh dan luas, berarti kita harus menghentikannya. Kami bekerja sama dengan otoritas kesehatan untuk melakukan respons cepat didasarkan pada pengalaman dan keahlian Guinea di masa lalu dalam menangani Ebola, yang penularannya terjadi dengan cara yang sama," kata Direktur Regional WHO untuk Afrika, Matshidiso Moeti, dikutip dari Reuters, Selasa (10/8/2021).

Kasus Marburg dan Ebola tahun ini terdeteksi di Distrik Gueckedou, dekat perbatasan Liberia dan Pantai Gading. 

Kasus pertama epidemi Ebola pada 2014-2016, terbesar dalam sejarah, juga berasal dari daerah yang sama di kawasan hutan Guinea.

Sementara itu tingkat kematian pada penderita Marburg bervariasi, dari 24 hingga 88 persen, bergantung pada jenis virus dan penanganannya. Menurut WHO, penularan terjadi melalui kontak dengan cairan dan jaringan tubuh orang terinfeksi. 

Gejala Marburg adalah sakit kepala, muntah darah, nyeri otot, dan pendarahan melalui berbagai lubang.

Guinea juga masih berhadapan dengan penanganan Covid-19. Negara itu melaporkan 26.969 kasus infeksi virus corona sejauh ini setelah ada penambahan 122 penderita baru pada Senin (9/8/2021). Sementara kasus kematian sebanyak 260 orang setelah bertambah 3 orang pada Senin.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap! Pasien Terpapar Virus Super Flu Meninggal di Bandung Punya Komorbid

57 tahun lalu

10 Warga Jabar Terpapar Virus Super Flu, Terdeteksi sejak Agustus

57 tahun lalu

Korupsi Bilik Sterilisasi Covid-19 di Dairi, 2 Terdakwa Divonis 2 Tahun Penjara

57 tahun lalu

Curi HP Pedagang Angkringan, WNA Afrika Nyaris Dihakimi Warga di Semarang

57 tahun lalu

Cerita IRT Obesitas di Parepare Berbobot 200 Kg, Sulit Berdiri Hanya Bisa Ngesot

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal