Karantina Pertanian Manado Ajak Peternak Babi Waspadai Merebaknya ASF

Cahya Sumirat
Petugas sedang melakukan pemeriksaan kepada hewan ternak babi. (Foto: Dok. Karantina)

MANADO, iNews.id - Merebaknya kembali penyakit yang diduga  African Swine Fever (ASF) di beberapa wilayah Indonesia seperti Manokwari dan Berau, Kalimantan Timur patut diwaspadai. Terutama harus menjadi perhatian bagi peternakbabi di Sulawesi Utara (Sulut). 

Pasalnya, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Tahun 2020 populasi babi Sulut menempati posisi ke empat terbanyak di tanah air yakni  mencapai 400.000 ekor. 

Seperti diketahui sebelumnya bahwa penyakit ASF pertama kali masuk ke Indonesia pada tahun 2019 melalui daerah Sumatera Utara,  wabah tersebut dilaporkan menyebar ke daerah lain. 

Walaupun tidak bersifat zoonosis atau menular ke manusia, namun virus tersebut sangat ganas karena dapat menyebabkan kematian hingga 100 persen pada babi. Sifat virusnya yang tahan terhadap lingkungan sehingga media penularnya juga banyak. 

Selain melalui babi dan produk turunannya, virus ini dapat menular melalui pakan, alat transportasi, pekerja kandang, alat-alat pada kandang dan lain sebagainya. 

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

14 DPC Resmi Dilantik, Perindo Manokwari Perkuat Mesin Politik di Tingkat Distrik

57 tahun lalu

Polda Sulut Bongkar Jaringan TPPO, Gagalkan Pengiriman Korban ke Kamboja dan Papua

57 tahun lalu

Ricuh! Massa Demo Bawa Babi ke Polresta Sorong Berujung Nyaris Bentrok dengan Polisi

57 tahun lalu

Motif Terkuak, Istri Pegawai Pajak di Manokwari Dibunuh Kuli yang Terjerat Judol

57 tahun lalu

Terungkap! Pembunuh Istri Pegawai Pajak Manokwari Paham Situasi dan Rutinitas Keluarga Korban

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal