Jalan Nasional Putus, PT MSM: Curah Hujan Tinggi saat Terjadi Longsor

Antara
Ruas jalan yang longsor di Kelurahan Pinasungkulan menjadi salah satu jalur menuju ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Likupang, kawasan pariwisata super prioritas yang ditetapkan pemerintah pusat. (Foto: Antara/HO-BPJN Sulut)

MANADO, iNews.id - Longsor parah terjadi di jalan Nasional Girian-Likupang. Deputy Manager External Relation PT Meares Soputan Mining/Tambang Tondano Nusajaya (MSM/TTN), Hery Rumondor berharap Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sulut, memperhatikan kondisi tingginya curah hujan saat itu ketika terjadi longsor.

"Kami menghormati setiap pendapat LSM seperti Walhi, sebagai bagian pihak terkait kita dalam mengontrol keberlangsungan lingkungan hidup," kata Hery di Manado, Selasa (11/1'2022).

Menurut dia, curah hujan sebelum dan pada saat kejadian ada pada kisaran angka 141 milimeter dan hal ini tergolong ekstrem.

Hery juga menyebutkan tidak ada jembatan yang hancur sebagai akibat terjadinya bencana longsor di area Kayuwale, Kelurahan Pinasungkulan.

Sementara pelaksanaan peledakan (blasting) oleh PT MSM/PT TTN, dilakukan secara terukur dengan mengacu pada standar ambang batas getaran, yakni di bawah lima milimeter/detik.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ambulans Bawa Pasien Terjebak Longsor di Mamuju

57 tahun lalu

Tanah Bergerak, Longsor Susulan Intai Puluhan Warga Gununghalu Bandung Barat

57 tahun lalu

Longsor di Medan Timpa Pekerja, 1 Tewas 1 Lainnya Belum Ditemukan

57 tahun lalu

Longsor Putus Akses Kerinci–Bangko, Polisi Berlakukan Sistem Buka Tutup

57 tahun lalu

Longsor Terjang Permukiman Warga di Agam, 1 Orang Tewas 6 Luka-Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal