Sehingga melalui seminar ini, diharapkan kesiapan pemerintah Kabupaten Gorontalo dalam memahami Surat Keputusan (SK) penetapan tahura sehingga dapat berkolaborasi dengan baik antara pemerintah nasional sebab ini untuk kepentingan Indonesia, juga pemerintah kabupaten, kecamatan hingga desa.
"Kami pun menyiapkan anggaran yang dimulai tahun ini. Serta dilanjutkan hingga Tahun Anggaran 2023. Serta berharap dukungan pemerintah pusat dan dunia, sebab Tahura adalah kepentingan lingkungan secara global," katanya.
Seminar yang digelar Pemkab Gorontalo bekerja sama dengan Yayasan Adudu Nantu Internasional itu, dibuka oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Yosep Koton.