Hipertensi, Bupati Minahasa Tenggara James Sumendap Batal Disuntik Vaksin Covid-19

Koran SINDO
Bupati Minahasa Tenggara James Sumendap saat cek kesehatan sebelum disuntik vaksin Covid-19. (Foto: Istimewa)

“Mudah-mudahan untuk satu dua hari ke depan sudah bisa. Sebab selain untuk kekebalan tubuh, orang yang sudah divaksin akan lebih bebas dan mudah melakukan perjalanan keluar daerah,” katanya.

Kondisi yang sama juga dialami Kapolres Mitra AKBP Rudi Hartono. Hasil screening menunjukan tekanan darah di atas ketentuan yang aman untuk divaksin. Dia bahkan meminta petugas kesehatan untuk melakukan screening sebanyak tiga kali.

“Tadi saya penasaran. Makanya saya minta untuk di sceening ulang sampai tiga kali. Tapi hasilnya tetap sama dan saya belum bisa menerima vaksin,” ujar Kapolres.

Sementara Dokter Ahli Penyakit Dalam Rumah Sakit Mitra Sehat Primo Memah mengungkapkan, setiap calon penerima vaksin harus di-screening untuk memastikan yang bersangkutan memenuhi syarat.

“Ada ketentuannya. Contoh mereka yang memiliki hipertensi dengan tekanan darah di atas 140 memang belum bisa. Atau penyakit diabetes melitus DM tipe 2 terkontrol dan HbA1C di bawah 58 mmol/mol atau 7,5 persen, vaksinasi tidak diberikan,” tuturnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 3,9 Guncang Ratahan Minahasa Tenggara

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini M 5,1 Guncang Minahasa Tenggara, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

57 tahun lalu

Terungkap! Pasien Terpapar Virus Super Flu Meninggal di Bandung Punya Komorbid

57 tahun lalu

10 Warga Jabar Terpapar Virus Super Flu, Terdeteksi sejak Agustus

57 tahun lalu

Korupsi Bilik Sterilisasi Covid-19 di Dairi, 2 Terdakwa Divonis 2 Tahun Penjara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal