“Beberapa pembeli sudah bekerjasama dengan kami diantaranya PT. Unilever Indonesia, PT. Daemeter Consulting, Steering Committee Tropical Landscapes Finance Facility (TLFF) dan PT. Lotte Mart Indonesia. Ada juga CV. Manembo Aren, Café Temu BSD – Tangerang Selatan, Cokelat Otanaha di Jakarta,” katanya.
Penjabat Gubernur Gorontalo Hamka Hendra Noer mengatakan berkembangnya usaha gula aren tersebut, menjadi peluang sekaligus tantangan bagi petani nira untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produk.
”Bekerja sama dengan orang luar itu prinsipnya perlu menjaga kualitas dan meningkatkan kuantitas. Jangan sampai permintaan sudah banyak, produknya asal-asalan. Jangan pernah lakukan itu,” kata Hamka.
Ia berharap semakin banyak petani aren yang diberdayakan untuk memenuhi kebutuhan pasar internasional.
Menurutnya banyak pohon aren di daerah itu yang belum dimanfaatkan dengan maksimal, karena umumnya warga hanya memanfaatkan nira sebagai minuman arak tradisional dan gula merah.
Gula aren produksi Dulamayo Selatan sudah diekspor ke berbagai negara diantaranya Belanda dan Turki, yang diproduksi dengan dua merek yakni Aren Go untuk pasar nasional serta Manembo Organik Palm Sugar untuk pasar internasional.