Kepala Dinas Pariwisata Tomohon Masnah Pioh mengatakan, Program Gerakan BISA sangat penting karena banyak kendala yang dialami selama terdampak Covid-19
"Ini juga merupakan program Kemenparekraf dalam program CHSE yang menjawab persoalan Covid-19," ucapnya.
Diketahui, Gerakan BISA telah dilaksanakan di beberapa daerah seperti di Biduk-Biduk, Berau, Kalimantan Timur, Banyuwangi, Malang, Probolinggo dan Bali. Untuk Sulut, kegiatan ini dilaksanakan di beberapa tempat wisata, di antaranya Taman Wisata Alam Tomohon dan Taman Wisata Sumaru Endo.
Rangkaian kegiatan Gerakan BISA dengan aktivitas gotong royong di area destinasi wisata bersama para pelaku usaha UMKM dan kelompok pecinta alam. Selain itu juga pemberian secara simbolis alat-alat kebersihan dari Kemenparekraf untuk digunakan di Taman Wisata Alam Tomohon.