Gara-gara Menolak Berhubungan Badan, Mahasiswi Dimutilasi Apoteker

Umaya Khusniah
Apoteker di Kazakhstan nekat membantai dan mutilasi mahasiswi. (Foto: informburo31/ East2west News)

Torebekov digambarkan sebagai apoteker terlatih dengan pendidikan kedokteran. Dia juga dikatakan berasal dari "keluarga baik" di kota Almaty.

Dia dibawa ke rumah sakit dan kemudian mengaku memutilasi korban. Potongan tubuhnya disimpan dalam kantong plastik terpisah dan dibuang di wadah sampah sekitar kota.

Dalam sidang, Hakim Erkin Maishinov memvonisnya 25 tahun penjara. Dia diperintahkan untuk membayar 34,000 Pound Sterling atau Rp 655juta sebagai kompensasi sebagian kepada keluarga korban.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Alasan Hakim Vonis Mati Pembunuh dan Pemutilasi 3 Mahasiswi di Pariaman

57 tahun lalu

Tangis Ibu Korban Pecah Dengar Wanda Divonis Hukuman Mati, Wenni: Terima Kasih Pak Hakim

57 tahun lalu

Tok! Hakim Vonis Mati Terdakwa Pembunuhan Berantai dan Mutilasi di Padang Pariaman

57 tahun lalu

Kronologi Mahasiswi Teknik Unhas Tewas di Area Kampus, Ini Identitasnya

57 tahun lalu

Mahasiswi Teknik Unhas Tewas di Area Kampus, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal