Diungkapkan, untuk jenis produknya bisa meliputi kuliner maupun kerajinan tangan khas Kabupaten Minahasa Tenggara.
"Sebelumnya kami sudah bermitra dengan pelaku UMKM, namun masih di wilayah Desa Pangu dan sekitarnya. Kalau sekarang, etalase yang kita siapkan sudah lebih besar. Jadi bisa lebih muat untuk menambah mitra usaha," tuturnya.
Saat ini BUMDes Mart desa Pangu juga mengupayakan penjualan produk secara on line. Prosesnya sementara dilakukan dan diharapkan dapat terealisasi segera.
"Kalau penjualan online masih kita siapkan sistemnya. Yang pasti akan sangat membantu untuk pemasarannya. Tapi memang harus berproses untuk menyiapkan segala sesuatu apalagi menyangkut sistem dan jaringan pemasaran," katanya.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Minahasa Tenggara, Arnold Mokosolang mengajak BUMDes di daerah tersebut dapat berinovasi dalam usaha.
"BUMDes yang mendapatkan penyertaan modal dari dana desa harus lebih berinovasi untuk pengembangan usaha," katanya.
Dia berharap seluruh BUMDes di Minahasa Tenggara dapat meningkatkan usahanya untuk mendorong perekonomian masyarakat.