Dharmawaty mengatakan pada tahun 2021, bazar pangan murah digelar sebanyak 45 kali di berbagai daerah di kabupaten dan kota di Provinsi Gorontalo.
Menurutnya kegiatan itu digelar dengan dukungan APBD dan Bank Indonesia Perwakilan Gorontalo, serta dana APBN melalui fasilitasi biaya transpor sehingga barang-barang yang dijual menggunakan harga distributor.
Kepala Seksi Kehumasan Bank Indonesia Perwakilan Gorontalo Hilmy Mu'nis mengapresiasi dinas pangan, yang selama ini menjalin koordinasi dalam melayani masyarakat melalui bazar pangan murah.
“Bazar ini sangat membantu masyarakat dalam merespons kenaikan harga. Kami di TPID mendorong agar harga komoditas pangan tetap stabil,” katanya.
Sementara itu Kepala Biro Pengendalian Ekonomi Setda Provinsi Gorontalo Sultan Kalupe, mengatakan program pemerintah melalui Dinas Pangan ini merupakan upaya pengendalian inflasi.