Cegah Banjir di Gorontalo Utara, Warga Diimbau Tidak Tanami Lahan Miring Perbukitan

Antara
Wakapolres Gorontalo Utara, Kompol Nikson Yusuf bersama BPBD dan tim gabungan, membersihkan rumah warga terdampak banjir di Desa Leyao dan Milango, Kecamatan Tomilito, pada Senin (14/11/2022). (Foto: Antara)

Ketika curah hujan tinggi, air dari perbukitan dapat bebas meluncur memenuhi daerah aliran sungai (DAS).

Kondisi DAS yang sempit dan dangkal, tentu membuat air meluap hingga ke pemukiman dan jalan desa.

"Ini yang terjadi saat banjir melanda tiga dusun di Desa Leyao. Maka sangat diperlukan kerja bersama untuk kita menjaga kelestarian lingkungan," katanya.

Langkah paling tepat adalah, yaitu menanami lahan miring dengan pohon tahunan, seperti buah-buahan. Agar struktur tanah dapat kuat, pohon menjadi penyanggah air dan banjir, juga tanah longsor dapat dicegah.

Wakapolres turun ke dua desa tersebut, melakukan distribusi makanan siap saji bersama pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial, pemerintah kecamatan dan desa.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Banjir Landa 3 Desa di Bandung, 75 Warga Mengungsi

57 tahun lalu

BNPB: Banjir di Blora Rendam Puluhan Rumah Warga hingga 2 Sekolah

57 tahun lalu

Hujan Deras dan Tanggul Jebol, Ratusan Rumah di Pati Terendam Banjir

57 tahun lalu

Ambulans Bawa Pasien Terjebak Longsor di Mamuju

57 tahun lalu

Kondisi Terkini Banjir di Cirebon, Ribuan Rumah Masih Terendam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal