BRIN: Perubahan Iklim Picu Peningkatan Cuaca Ekstrem di Indonesia

Antara
Peneliti klimatologi dari Pusat Riset Sains dan Teknologi Atmosfer Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Erma Yulihastin. (Foto: Antara)

 Lebih lanjut, Erma menyampaikan bahwa pada rentang waktu yang sangat panjang terhitung sejak tahun 1880 sampai 1979, suhu bumi tidak pernah mengalami anomali positif dengan tren yang terus meningkat.

 Anomali suhu global di atmosfer saat itu negatif atau mendingin dalam rentang waktu yang sangat lama.

 Baru tahun 1940 anomalinya berubah positif setelah itu negatif lagi, kemudian naik sedikit positif, lalu mendingin lagi. Kondisi itu dinamakan dengan Natural Variability Climate.

 Sejak tahun 1980 sampai sekarang, kata Erma, para ilmuwan dunia memperhatikan bahwa peningkatan suhu yang naik sejak tahun tersebut tidak pernah turun lagi. Dari situlah para ilmuwan kemudian menemukan bahwa konsentrasi karbon dioksida menjadi jawaban atas tidak menurunnya temperatur global tersebut.

 Sejak saat itu manusia tidak berada lagi pada ranah variabilitas iklim, melainkan ranah perubahan iklim.

 "Perkiraan pemanasan global sampai dengan Februari 2023 adalah 1,21 derajat Celsius dan karena kita ini sudah berada pada domain perubahan iklim, maka tidak akan pernah ada lagi penurunan dan itulah yang ingin diredam untuk memperlambat laju kenaikannya," tutur Erma.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Angin Kencang Terjang Pidie Jaya, Belasan Rumah Rusak dan Pohon Tumbang

57 tahun lalu

Update Banjir Bandang di Tanah Datar, 67 Rumah Rusak dan 5 Jembatan Hanyut

57 tahun lalu

Pendakian Gunung Arjuno-Welirang Resmi Dibuka Kembali usai Tutup 5 Bulan

57 tahun lalu

Cuaca Ekstrem di Cilacap, 17 Rumah Warga Rusak akibat Hujan Deras dan Angin Kencang

57 tahun lalu

Detik-Detik Mencekam Angin Kencang Terjang Ngawi, Puluhan Rumah Rusak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal