BPOM Uji Sampel Takjil di Kota Gorontalo, Ini Hasilnya 

Antara
Petugas Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) melakukan uji sampel takjil dengan menggunakan mobil laboratorium keliling di Kota Gorontalo, Gorontalo, Kamis (23/3/2023). (Foto: Antara)

Agus menjelaskan, uji sampel itu dilakukan untuk mendeteksi adanya bahan berbahaya, seperti formalin, boraks dan pewarna.

Bahan berbahaya yang dilarang terkandung dalam makanan, kata Agus, berbahaya bagi tubuh jika dikonsumsi, contohnya boraks dan formalin dan pewarna rhodamine B yang dapat menimbulkan sel kanker pada manusia.

Pada uji 61 jenis sampel takjil tersebut, petugas BPOM tidak menemukan adanya zat berbahaya.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sidak Pasar Curug, BPOM Tangerang Temukan 3 Bahan Makanan Mengandung Formalin

57 tahun lalu

Polda Jateng Ungkap Produksi Mi Basah Mengandung Bahan Berbahaya, 12 Jeriken Formalin Disita

57 tahun lalu

Polda Jabar Gerebek Pabrik Mi Berformalin di Garut, Omzet Rp21 Juta per Bulan

57 tahun lalu

Puting Beliung Terjang Pemalang Jelang Buka Puasa, Warga sedang Berburu Takjil Panik

57 tahun lalu

Masjid Jogokariyan Bagikan 3.800 Takjil Gratis Setiap Hari Selama Ramadhan 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal