Bikin Sedih, Warga Ukraina Kelaparan dan Minum Air Radiator akibat Perang

Umaya Khusniah
Warga sipil di Ukraina kini menderita kelaparan dan kehausan akibat perang. (Foto: Reuters)

“Semuanya terbakar, ada mayat di mana-mana, dan saya hanya berjalan, mengambil kubis di sini, wortel di sana, mengetahui itu berarti keluarga saya akan hidup satu atau dua hari lagi,” kata pengusaha itu.

Anjing-anjing liar bahkan kini juga terpaksa makan sisa-sisa korban yang tergeletak tak bernyawa di jalan.

Seorang warga, Osichenko mengatakan, orang-orang harus mengalirkan air dari radiator, mencairkan salju, dan mencari taman untuk menemukan aliran air tawar.

“Tapi antrean akan terbentuk di sana dan itu adalah target sempurna untuk rudal Rusia,” katanya.

Air sungai yang ada di Ukraina kini tak dapat dikonsumsi warga. Pasalnya, air itu telah terkontaminasi mayat-mayat. 

Seorang jurnalis Ukraina, Anna Romanenko berharap untuk kembali setelah pasukan Putin meninggalkan Mariupol.

"Saya akan kembali setelah Rusia pergi. Di situlah semua leluhur saya dimakamkan. Saya tidak bisa bahagia di tempat lain,” katanya.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

TNI AD Investigasi Peluru Nyasar Lukai 2 Warga di Kampus UNP, Libatkan Polda Sumbar

57 tahun lalu

Kelaparan! Macan Tutul Turun Gunung Masuk Permukiman Warga di Cisarua Bogor

57 tahun lalu

Terkuak! WNA Ukraina Dibunuh 7 Orang di Bali, 6 Tersangka Buron ke Luar Negeri

57 tahun lalu

20 Jam Terapung di Laut, Turis Rusia Hilang Saat Surfing di Nusa Dua Ditemukan Nelayan

57 tahun lalu

Oknum Polisi Tembak Warga di Waena, Kapolresta Jayapura: Diproses Pidana dan Etik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal