Banyak Begadang Ternyata Bisa Meningkatkan Risiko Bunuh Diri

Tangguh Yudha
Peneliti Beberkan Bahaya Begadang, Bisa Meningkatkan Risiko Bunuh Diri (Foto: Mpho Mojapelo/Unsplash)

Contoh kedua adalah seorang mahasiswa yang berjuang dengan insomnia, yang mulai merasakan keputusasaan, kesepian dan keputusasaan saat begadang. Kedua skenario pada akhirnya memberikan hasil begadang bisa berakibat fatal.

Penelitian sebelumnya memang telah mengungkapkan pada malam hari manusia cenderung merasakan dan bertindak dengan cara tertentu lantaran sebenarnya di jam-jam ini otak seharusnya sudah beristirahat.

Segala kegiatan sejatinya dilakukan pada siang hari dan ini sudah terjadi sejak dahulu kala. Manusia jauh lebih efektif dalam berburu dan mengumpulkan sesuatu di siang hari, dan sementara malam hari justru berisiko menjadi yang diburu.

"Ada jutaan orang yang terjaga di tengah malam hari, dan ada bukti yang cukup bagus bahwa otak mereka tidak berfungsi sebaik di siang hari. Harapan saya adalah penitian terus dilakukan untuk kesehatan dan keselamatan manusia," kata ahli saraf Elizabeth Klerman dari Universitas Harvard.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mayat Pria Ditemukan Bersimbah Darah di Tepi Jalan Sampit, Diduga Terlindas Truk

57 tahun lalu

Terungkap! 4 Pelaku Pemalsuan Riset Ternyata Jebolan UNY

57 tahun lalu

Terungkap! Penyebab Kematian Kades Buncitan Sidoarjo Murni Bunuh Diri, Ini Motifnya

57 tahun lalu

Tamtama TNI AL di Bangkalan Meninggal Tak Wajar, Keluarga Tolak Disebut Bunuh Diri

57 tahun lalu

Pilu! Anak SD yang Bunuh Diri di Ngada Harus Bayar Uang Sekolah Rp1,2 Juta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal