"Selain itu, hasil penelitian juga turut menyediakan informasi terkait KPJU Unggulan yang perlu mendapat prioritas untuk dikembangkan di Sulut, kabupaten/kota dan kecamatan, serta informasi dan permasalahan yang timbul dari masing-masing KPJU unggulan lintas sektoral di masing-masing kabupaten/kota, seperti bahan baku, tenaga kerja, teknologi yang digunakan, produksi, dan lain sebagainya," tutur Arbonas.
Dia mengatakan bahwa penelitian KPJU Sulut 2021 dilaksanakan melalui sinergi yang baik bersama instansi terkait di lingkungan provinsi, kabupaten/kota, dankecamatan di Sulut, termasuk perbankan, asosiasi pelaku usaha, serta akademisi.
Hasil penelitian KPJU kemudian diharapkan dapat memberikan rekomendasi berupa KPJU Unggulan yang perlu dikembangkan di masing-masing Kabupaten/Kota, peranan perbankan dalam pengembangan KPJU, dan masukan kebijakan dalam rangka pengembangan KPJU unggulan UMKM di Sulut.
"Melalui Diseminasi Hasil Penelitian KPJU Unggulan UMKM Sulut kami berharap dapat memberikan informasi dan rekomendasi terkait KPJU unggulan yang perlu mendapat prioritas pengembangan dalam rangka mendukung pembangunan ekonomi daerah, penciptaan lapangan kerja, penyerapan tenaga kerja, dan peningkatan daya saing Sulut," katanya.