"Hampir semua yang berkompeten dalam pengembangan smart city, mulai dari sistem transportasi, penataan jalan, pengolahan sampah, drainase, dan lain-lain dengan sentuhan teknologi terbaru hadir dalam pertemuan," kata dia.
Lebih lanjut Nurdin mengatakan, survei pemetaan sistem transportasi cerdas, sedang berjalan di Makassar. Mulai dari jalur, halte, termasuk sistem informasi cerdas yang memudahkan masyarakat.
Untuk diketahui, pemerintah Jepang sedang melakukan survei untuk membangun kota pintar di 26 kota di 10 negara ASEAN. Di Indonesia, ada lima kota, sedangkan Makassar salah satu kota pertama diminta mewujudkan kota cerdas.