Viral Pusaran Angin di Jeneponto, BMKG: Itu Fenomena Waterspout Sebaiknya Dijauhi

Antara
Pusaran angin puting beliung di perairan Banggai membuat panik warga, Jumat (19/3/2021). (Foto: MNC Portal/Jemmy Hendrik)

Menjadi pembentuk adalah awan Cb atau cumulonimbus didukung beberapa faktor adanya perbedaan, tekanan, temperatur suhu dan angin.

"Waterspout biasanya terbentuk karena adanya pertumbuhan awan cumulonimbus di atas perairan yang di dukung perbedaan temperatur, tekanan serta angin sehingga jika memungkinkan, maka akan terbentuklah pusaran angin seperti di video itu," ujarnya.

Namun demikian, tidak selamanya terjadi fenomena tersebut, kecuali tiga unsur tadi dapat memungkinkan terjadinya Waterspout. 

Peristiwa ini bisa saja terjadi kembali bila faktor pendukungnya memungkinkan. Pada prinsipnya, itu sama dengan angin puting beliung bila terjadi di daratan, bedanya ini di perairan.

"Tentunya berbahaya. Bila ada kejadian seperti itu sebaiknya dijauhi jangan mendekat apalagi yang beraktivitas di perairan misalnya nelayan dan lainnya. Skalanya mikro, tapi tetap berbahaya," ujarnya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Hari Ini M 4,4 Guncang Sumur Banten, Berpusat di Laut

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang Calang Aceh Jaya, Cek Kekuatan Magnitudonya!

57 tahun lalu

Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Pulau Puah Sulteng, Terasa Kuat di Luwuk hingga Taliabu

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini M5,8 Guncang Bone Bolango Gorontalo, Tidak Berpotensi Tsunami 

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang Mamberamo Tengah Papua, Cek Kekuatan Magnitudonya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal