Hasil keterangan diketahui kronologi kejadian bermula saat korban yang dalam kondisi kurang sehat pergi ke kamar mandi. Saat akan kembali ke kamar, dia terjatuh karena tak adanya pagar pembatas.
"Benar ada mahasiswi Unhas jatuh dari lantai tiga asrama. Di lantai tiga itu sama sekali tidak ada pagar atau pengaman sehingga kami menyelidiki dugaan adanya kelalaian pengelola asrama," katanya, Senin (12/9/2022).
Selain itu, dia menyebut lamanya korban dibawa ke rumah sakit menjadi salah satu dugaan penyebab korban tak terselamatkan.
"Jadi ada beberapa jam korban sempat dirawat di kamar dan tidak dibawa ke rumah sakit. Seharusnya begitu kejadian langsung dibawa ke rumah sakit," katanya.
Saat ini jenazah mahasiswi tersebut telah dibawa ke kampung halamannya di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan untuk dikebumikan. Polisi rencananya akan memeriksa sejumlah saksi termasuk pengelola asrama atas kejadian tersebut.