Dalam operasi awal pencarian pesawat ATR 400 hilang kontak di Maros, Basarnas Makassar mengerahkan puluhan personel SAR. Tim dibagi ke dalam tiga regu untuk mempercepat proses pengecekan di lapangan, mengingat kondisi geografis Maros yang didominasi perbukitan dan kawasan karst.
"Tadi sudah kami berangkatkan sortir pertama untuk melakukan asesmen ke lokasi 5 orang, dan juga diberangkatkan lagi 15 orang sortir kedua," katanya.
Tak hanya itu, Basarnas Makassar juga menyiapkan pengerahan personel tambahan dengan melibatkan potensi SAR dari berbagai unsur, termasuk relawan dan instansi terkait.
"Sortir berikutnya akan kami berangkatkan bersama potensi yang ada, sekitar 40 orang," lanjut Andi Sultan.
Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian pesawat ATR 400 hilang kontak di Maros masih terus berlangsung. Basarnas Makassar memastikan perkembangan operasi SAR akan disampaikan secara berkala kepada publik sesuai hasil di lapangan.