MAKASSAR, iNews.id - Sejumlah tenaga medis di Rumah Sakit Islam Faisal Makassar protes ke manajemen terkait pemotongan gaji hingga 50 persen. Mereka juga dirumahkan karena rumah sakit sepi kunjungan pasien selama pandemi Covid-19.
Koordinator aksi, Ali Aksa mengatakan, ada 157 orang karyawan yang dirumahkan. Mereka berprofesi sebagai tenaga medis, mulai dari perawat, bidan, petugas laboratorium hingga petugas kesehatan lainnya.
"Kami meminta hak kami, serta mediasi dengan pihak yayasan. Karena belum ada kesepakatan antara manajemen dan yayasan rumah sakit terkait kebijakan ini," kata Ali di Kota Makassar, Sulsel, Kamis (2/7/2020).
Menurut dia, alasan manajemen tidak menunaikan kewajibannya karena tunggakan BPJS Kesehatan belum dibayarkan. Selain itu, efek dari pandemi virus corona membuat nyaris tidak ada kunjungan pasien.
Untuk gaji pokok karyawan, kata dia, memang sudah dibayarkan pada bulan sebelumnya. Namun saat bulan Juni ini sebagian karyawan yang bertahan hanya dibayarkan setengah atau 50 persen dari gaji pokok.