"Honor insentif juga belum dibayarkan," ujar dia.
Dia mengatakan, tenaga medis dan karyawan yang dirumahkan ini masih bekerja selama 10 hari terakhir. Namun honor selama bekerja itu, menurutnya, hingga kini belum dibayarkan.
Berdasarkan surat edaran yang dikeluarkan manajemen, kata dia, bagi yang dirumahkan akan kembali bekerja setelah keadaan berangsur-angsur pulih. Namun sampai saat ini, seratusan orang ini belum masuk alias menganggur.
Sementara Humas RS Islam Faisal, Andi Aan Astaman menjelaskan, keputusan merumahkan 157 tenaga kesehatan medis serta teknis ini terpaksa diambil karena dampak Covid-19.
"Semua yang dirumahkan itu tenaga kontrak. Langkah ini diambil karena pasien yang masuk terus berkurang, orang pun enggan ke rumah sakit baik swasta maupun milik pemerintah alasannya takut corona," ujar dia.