Sengketa Pilwalkot Makassar, Refly Harun: Jangan Korbankan Demokrasi

Annisa Ramadhani
Diskusi Pentas Demokrasi Radio MNC Trijaya FM di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Kamis (24/5/2018). (Foto: iNews.id/Annisa Ramadhani).

JAKARTA, iNews.id – Langkah KPU Kota Makassar yang tak juga menetapkan Mohammad Ramdhan Pomanto-Indira Mulyasari Paramastuti (DIAmi) sebagai pasangan calon di Pemilihan Wali Kota Makassar 2018 dipertanyakan banyak pihak. Tindakan itu justru mengindikasinya adanyanya intervensi politik dari pihak tertentu.

Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun mengingatkan, tidak ada alasan bagi KPU Makassar untuk tidak melaksanakan perintah Panwaslu karena putusan tersebut bersifat final dan mengikat. Jika tidak dilaksanakan justru bisa mengundang kecurigaan.

"Saya khawatir dalam konteks (pilkada) Kota Makassar tidak dilaksanakannya putusan Panwaslu yang sudah benar (putusannya) itu karena ada intervensi politik," ujar Refly dalam diskusi Radio MNC Trijaya bertajuk "Kisruh Pilkada Makassar" di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (24/5/2018).

Refly mensinyalir pencoretan DIAmi karena pengaruh ”orang kuat” yang berupaya menggagalkan pasangan calon tersebut untuk berkompetisi. Upaya itu antara lain dilakukan dengan menggunakan instrumen hukum.

"Delapan parpol melawan calon independen. Ini ada orang kuat yang bisa mengintervensi di sana-sini. Saya berharap itu tidak terjadi, jangan sampai (pilkada) dirusak intervensi-intervensi kekuasaan. Ingatlah, demokrasi jauh lebih penting untuk diselamatkan," kata dia.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Danny Pomanto Terima Kunjungan Kehormatan Yonmarhanlan VI Makassar

57 tahun lalu

Hasil Quick Count Pilwalkot Makassar Appi-Aliyah Unggul, Plt Sekjen Partai Perindo: Selamat, Tetap Jaga Semangat!

57 tahun lalu

Sekjen Partai Perindo Minta Kader All Out Menangkan Pasangan MULIA di Pilwalkot Makassar

57 tahun lalu

Sekjen Partai Perindo Optimistis Munafri-Aliyah Menang di Pilwalkot Makassar

57 tahun lalu

PDIP Usung Danny Pomanto di Pilgub Sulsel, Andi Sudirman Batal Lawan Kotak Kosong

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal