Sejarah Kerajaan Gowa Tallo, Pernah Dipimpin oleh Raja Dijuluki Ayam Jantan dari Timur

Endang Ayu Puji Astutik
Benteng Somba Opu merupakan salah satu peninggalan sejarah Kerajaan Gowa Tallo yang masih ada sampai sekarang. (Foto: gowakab.go.id).

Masa Kemunduran Kerajaan Gowa Tallo

Adanya kebebasan berdagang di laut lepas menjadi garis kebijakan Kerajaan Gowa Tallo pada masa pemerintahan Sultan Hasanuddin 1651-1670. Namun, VOC menentang hak tersebut dan menimbulkan perseteruan yang membuat Sultan Hasanuddin menyerang posisi Belanda di Buton. 

Peperangan terus terjadi antara Kerajaan Gowa dengan VOC yang membuat kerugian cukup besar dari kedua belah pihak.

Perlawanan sengit yang terus dilakukan oleh Sultan Hasanuddin dan Karaeng Pattingalloang terhadap VOC. Pada akhirnya mereka harus menyerah setelah VOC berhasil merebut benteng utama Kesultanan Gowa-Tallo di Somba Opu pada 1669. 

Sultan Hasanuddin akhirnya menandatangani Perjanjian Bongaya pada 1667 untuk mengakui kedaulatan VOC atas Maluku dan sebagian besar wilayah yang berada di Kesultanan Gowa-Tallo.

Sultan Hasanuddin mulai kehilangan pengaruhnya di Sulawesi dan turun Tahta serta mengundurkan diri dari kerajaan. Hal ini disebabkan karena Perjanjian Bongaya yang menjadi runtuhnya Kesultanan Gowa Tallo.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mengulik Masa Kejayaan Bojonegoro di Balik Polsek Padangan Gedung Bergaya Kolonial

57 tahun lalu

Daftar Marga di Maluku, Sejarah dan Identitas Sosial

57 tahun lalu

Pesona dan Sejarah Panjang Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh

57 tahun lalu

Asal-usul dan Sejarah Gunung Lewotobi Laki-Laki, Fenomena Alam Menakjubkan di Flores

57 tahun lalu

Sejarah dan Asal Usul Bobotoh, Suporter Fanatik Persib Bandung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal