Sultan Buton pun dianugerahi gelar Khalifatul Khamis oleh Khalifa Otsmaniah, gelar yang umum digunakan oleh para sultan dalam jaringan kekhalifahan Otsmaniah.
Artinya, Khilafa Islamiyah di Turki-Istanbul (Kesultanan Otsmaniah) sebagai pusat pemerintahan Islam mengakui kedaulatan Kesultanan Buton yang menjalankan secara penuh syariat Islam dalam pemerintahan.
Kesultanan Buton terletak di pulau yang strategis dengan jalur pelayaran rempah-rempah di kawasan timur nusantara. Di masa lampau tersebut, bangsa Portugis dan Belanda sudah masuk ke Indonesia sejak tahun 1600-an, namun keduanya tak pernah menjajah Kesultanan Buton.
Rakyat dari Kesultanan Buton juga tidak pernah sekalipun mengalami kerja paksa. Para penjajah segan dan justru menjalin hubungan baik untuk mendapatkan rempah-rempah.
Kesultanan Buton lalu membangun benteng pertahanan. Bangunan tersebut kini menjadi benteng terluas di dunia yang dibuat tahun 1634 pada masa pemerintahan Sultan La Buke dengan panjang 2.740 meter.