Penganiayaan Imam Masjid di Pinrang, Berawal dari Gadis yang Dihamili Bapak Kandung

Ichsan Anshari
Imam Masjid Nurul Huda Batri, Asgan (47), yang dianiaya seorang IRT, menceritakan penganiayaan yang dialaminya di Pinrang, Sulsel, Kamis (24/9/2020). (Foto: iNews/Ichsan Anshari)

PINRANG, iNews.id - Kasus penganiayaanimam masjid oleh seorang ibu rumah tangga di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel), berawal dari kasus pencabulan. Gadis tersebut hamil tua karena ulah bapak kandungnya.

Imam masjid yang juga korban penganiayaan, Asgan (47) mengatakan, tujuan pernikahan suami tersangka, Ahyar (55) dengan perempuan ini hanya untuk menutupi aib warga kampung.

"Jadi gadis ini sudah hamil tua. Kami nikahkan supaya anaknya nanti punya bapak," kata dia di Kabupaten Pinrang, Sulsel, Selasa (29/9/2020).

Menurut dia, gadis yang dinikahi suami tersangka ini merupakan korban pencabulan bapak kandung. Mirisnya pelaku malah kabur ke Kalimantan Timur (Kaltim) begitu tahu anaknya hamil.

Sementara korban yang sudah hamil delapan bulan hanya bisa pasrah. Warga pun mengutuk keras aksi bejat pelaku, dan berusaha mencarikan solusi untuk gadis muda korban pencabulan ini.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
2 hari lalu

Tak Terima Cinta Diputus, WNA Singapura Cekik Pacar hingga Tewas di Denpasar Bali

4 hari lalu

Oknum Kades di Banyumas Pukuli Perempuan Muda di Depan Masjid, Kini Jadi Tersangka

9 hari lalu

2 Oknum Polisi di Wakatobi Siksa 3 Remaja Ditetapkan Tersangka, Ini Motifnya

9 hari lalu

43 Adegan Rekonstruksi Ungkap Detik-Detik Suami Aniaya Selingkuhan Istri hingga Tewas

10 hari lalu

Kasus Istri Siri Dianiaya Oknum Polisi Aiptu N, Bareskrim Dalami Bukti Medis Korban

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal