Merasa Ditelantarkan, Puluhan Keluarga Korban Kecelakaan Ngamuk di Puskesmas Luwu Timur 

Nasrudin Rubak
Korban kecelakaan di Luwu Timur mengamuk karena karena ditelantarkan. (Foto: iNews/Nasrudin Rubak).

LUWU TIMUR, iNews.id - Puluhan orang mengamuk di Puskesmas Tomoni, Kabupaten Luwu Timur, Minggu (23/1/2022) malam. Penyebabnya karena puskesmas menelantarkan keluarga mereka yang menjadi korban kecelakaan.

Puskesmas juga tak mau meminjamkan ambulans untuk membawa korban kecelakaan ke rumah sakit. Akhirnya korban dibawa ke Rumah Sakit Ilagaligo Wotu dengan mobil bak terbuka.

Korban adalah Nasir. Keluarganya mengamuk setelah melihat Nasir tak mendapat tindakan medis. Kemarahan keluarga memuncak karena perawat meminta Nasir rawat jalan di rumah saja.

"Disuruh pulang. Mau minta ambulans pun tak dikasih," kata Nurlela, adik korban.

Tak terima penelantaran itu, keluarga meminta puskesmas memberi surat rujukan untuk dibawa ke rumah sakit. Namun hal itu ditolak. 

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tiba di Tegal, Jenazah Korban Ke-18 Kecelakaan Bus ALS di Sumsel Disambut Isak Tangis

57 tahun lalu

Jenazah Mia Citra Korban Kecelakaan Kereta Bekasi Timur Dimakamkan di Ngawi

57 tahun lalu

Anjing Peliharaan di Sragen Mengamuk, Gigit 3 Orang dan 2 Petugas

57 tahun lalu

Bupati Karawang Beri Santunan Rp50 Juta untuk Korban Tewas Kecelakaan di Majalengka

57 tahun lalu

Viral Wakil Bupati Buton Selatan Tendang Pintu Rujab Bupati gegara Mobil Dinas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal