PALOPO, iNews.id – Seorang mahasiswi berusia 22 tahun di Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel), diperkosa pelajar SMA berumur 17 tahun hingga mengalami pendarahan hebat. Bahkan, korban harus mendapat lima jahitan di alat kelaminnya dan hingga kini masih dirawat di rumah sakit.
Pelaku berinisial NRP dengan leluasa memerkosa korban LI yang hampir tidak sadarkan diri. Pelaku diduga menyuguhkan air mineral bercampur obat yang membuat korban tak sadarkan diri.
Tim Jatanras dan Pidana Umum Polres Palopo akhirnya menangkap pelaku di Desa Maindo, Kecamatan Bastem Utara, Kabupaten Luwu, Kamis (19/09/2019). Polisi menangkap warga Desa Sumalu, Kecamatan Rantebua, Kabupaten Toraja itu, setelah mendapat laporan dari keluarga korban LI.
Polisi selanjutnya mendatangi rumah kos pelajar SMA di Palopo itu yang menjadi lokasi pemerkosaan. Di kamar pelaku, polisi menemukan bercak darah yang berada di tempat tidur dan di kelambu. Polisi juga menggeledah kamar untuk mencari bahan yang dicampurkan pelaku ke air mineral yang diminum korban hingga tidak sadarkan diri.
Berdasarkan pemeriksaan intensif pelaku NRP di Mapolres Palopo, pelaku mengakui dirinya memerkosa korban pada Selasa (17/9/2019), sekitar pukul 18.00 Wita di kamar kos pelaku. Pelaku memperkosa korban hingga mengalami pendarahan. “Ya, saya perkosa dia di kos, saya melihat ada darahnya,” kata NRP, Kamis malam.