KPK: Nurdin Abdullah Diduga Gunakan Uang Korupsi untuk Beli Tanah

Ariedwi Satrio
Gubernur Sulsel Nonaktif Nurdin Abdullah di Kantor KPK. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyelidiki pembelian tanah oleh Gubernur non-aktif Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah. Tersangka kasus suap dan gratifikasi ini diduga membeli tanah tersebut menggunakan uang hasil suap dari sejumlah kontraktor yang menggarap proyek di Sulsel.

Indikasi ini terungkap setelah penyidik memeriksa saksi yang merupakan wiraswasta Muh Hasmin Badoa di Mapolres Maros, Rabu (16/6/2021). Penyidik KPK menggali keterangan saksi soal pembelian tanah Nurdin Abdullah yang uangnya diduga bersumber dari hasil korupsi.

"Muh Hasmin Bado (wiraswasta), yang bersangkutan dikonfirmasi antara lain terkait dengan pembelian tanah oleh tersangka NA. Diduga sumber uang pembeliannya dari para kontraktor yang mengerjakan proyek di Pemprov Sulsel," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri melalui pesan singkat, Kamis (17/6/2021).

Tak hanya Hasmin Badoa, penyidik juga memeriksa satu saksi lainnya yakni, wiraswasta bernama Kwan Sakti Rudy Moha. Kwan dicecar penyidik berkaitan dengan aliran uang korupsi yang diterima Nurdin Abdullah.

"Kwan Sakti Rudy Moha (wiraswasta), yang bersangkutan dikonfirmasi antara lain terkait dengan dugaan aliran sejumlah uang yang diterima tersangka NA melalui tersangka ER," ujar Ali.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
2 jam lalu

WNI asal Maros Tewas Diduga Dibunuh Teman di Armenia, Keluarga Berharap Jenazah Dipulangkan

21 jam lalu

Kronologi Bupati Lombok Barat Ditangkap KPK, Sempat Nobar Final Piala Dunia 2026

21 jam lalu

Profil dan Biodata Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini yang Terjaring OTT KPK

23 jam lalu

Usai Diperiksa di Mako Brimob, Bupati Lombok Barat dan 6 Pejabat Dibawa ke KPK

1 hari lalu

Update OTT KPK di Lombok Barat, 5 Orang Diperiksa di Mako Brimob Polda NTB

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal