Keluarga Mengamuk di RS, 2 Korban Pembacokan di Makassar Tak Dioperasi karena Covid-19

Muhammad Nur Bone
Herawati
Penangkapan pelaku penganiayaan di Makassar gegerkan warga. (Foto: iNews/M Nur Bone).

Herawati mengatakan, hingga Jumat malam pukul 20.33 tadi, kedua korban masih di IGD RSUD Ibnu Sina. Keluarga mendapat informasi, korban Siti Salma dan putrinya Selvi rencananya dievakuasi ke Rumah Sakit Wahidin. Namun, setelah itu, pihak rumah sakit menginformasikan keduanya akan dipindahkan ke RS Dadi.

"Mengamuk sekarang keluarga di RSUD Ibnu Sina karena dari jam 1 pasien baru diberi transfusi darah. Mereka awalnya katakan urus ke RS  Wahidin karena ada sarana operasi pasien Covid-19 dan peralatannya lengkap. Setelah diurus dan sudah siap, malah mereka rujuk ke RS Dadi yang jauhnya sekitar 2 jam lebih. Keluarga seakan-akan dipimpong padahal pasien kritis ini," kata Herawati.

Herawati mengatakan, keluarga sangat menyayangkan tindakan RSUD Ibnu Sina yang tidak segera mengoperasi kedua korban.

"Saya sebagai keluarganya sangat menyayangkan tindakan dari tim medis RSUD Ibnu Sina yang tidak mengutamakan kemanusiaan dengan kondisi pasien yang mengalami luka tebas. Apakah status Covid-19 bisa langsung divonis ke pasien tanpa pemeriksaan secara detail. Hingga sekarang belum dilakukan operasi, padahal pasien sudah di rumah sakit sekitar delapan jam lalu," katanya.

Menurut Herawati, informasi dia peroleh, karena status kedua keluarga dikonfirmasi Covid-19, keduanya harus membayar biaya operasi sebesar Rp50 juta per orang. Dengan begitu, biaya operasi untuk keduanya sekitar Rp100 juta.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral Pria di Jember Dibacok Celurit di Kantor Wifi, Pelaku Diduga ODGJ

57 tahun lalu

Terungkap! Ini Identitas 2 Anggota Brimob Korban Pembacokan Debt Collector di Serang

57 tahun lalu

Kronologi 2 Anggota Brimob Dibacok Debt Collector di Serang, Berawal dari Penarikan Kendaraan

57 tahun lalu

2 Anggota Brimob Polda Banten Luka-Luka Dibacok Debt Collector di Serang

57 tahun lalu

Terungkap! Pembacok IRT di Palangka Raya Ternyata ODGJ, Diduga Kehabisan Obat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal