Keluarga Mengamuk di RS, 2 Korban Pembacokan di Makassar Tak Dioperasi karena Covid-19

Muhammad Nur Bone
Herawati
Penangkapan pelaku penganiayaan di Makassar gegerkan warga. (Foto: iNews/M Nur Bone).

MAKASSAR, iNews.id - Tiga korban pembacokan di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), yang luka parah hingga kini masih dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ibnu Sina. Namun, dua di antaranya hingga kini belum bisa dioperasi.

Ketiga korban yakni, suami istri Alimuddin Syam (68) dan Siti Salma (69), serta Selvi (44). Ketiganya dibacok suami Selfi atau menantu Alimuddin dan Salma.

Informasi diperoleh dari keluarga korban, pasien bernama Alimuddin dioperasi sekitar pukul pukul 18.00 WIT. Sementara Salma dan Selfi tidak bisa dioperasi.

Pihak rumah sakit beralasan keduanya positif Covid-19 sehingga tidak bisa dioperasi hingga sekarang. Padahal kondisi pasien sangat memprihatinkan dengan luka bacok yang cukup serius. Hal ini membuat pihak keluarga mengamuk dan mempertanyakan sikap rumah sakit.

"Keduanya divonis Covid-19 oleh pihak rumah sakit sehingga tidak bisa dioperasi, padahal mereka hanya diperiksa rapid test saja," kata keluarga korban, Herawati, Jumat (23/10/2020).

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap! Ini Identitas 2 Anggota Brimob Korban Pembacokan Debt Collector di Serang

57 tahun lalu

Kronologi 2 Anggota Brimob Dibacok Debt Collector di Serang, Berawal dari Penarikan Kendaraan

57 tahun lalu

2 Anggota Brimob Polda Banten Luka-Luka Dibacok Debt Collector di Serang

57 tahun lalu

Terungkap! Pembacok IRT di Palangka Raya Ternyata ODGJ, Diduga Kehabisan Obat

57 tahun lalu

IRT Tukang Pijat di Palangka Raya Dibacok Tetangga, Kedua Tangan Nyaris Putus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal