Kebocoran Sumur Minyak di Sulsel Sebabkan Sawah Gagal Panen, Perusahaan Akan Beri Kompensasi

iNews
Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Sudaryono. (Foto: Avirista Midaada)

Sebagai informasi, kebocoran pipa minyak terjadi pada Sabtu dini hari (8/9/2025). Menanggapi laporan tersebut, PT Vale segera membentuk Tim Tanggap Darurat (Emergency Response Group/ERG) untuk mengendalikan tumpahan minyak di Sungai Koro Lioka.

Upaya penanganan mencakup pemasangan oil boom untuk membatasi aliran minyak, penggunaan kain penyerap (absorbent pad), serta pembangunan sodetan dan kolam buatan berlapis plastik berukuran 4x4 meter guna menampung minyak agar tidak mencemari area persawahan.

Sumber kebocoran berada di titik hulu dengan ketinggian sekitar 500 meter di atas permukaan laut. Penanganan di lokasi tersebut dilakukan secara intensif oleh 30–50 orang dalam sistem kerja bergiliran selama 24 jam. Setelah satu minggu, kebocoran berhasil ditutup dan proses pengecekan rembesan pun dilakukan.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Duh! 30 Hektare Sawah Gagal Panen gegara Pipa Sumur Minyak Vale Bocor

57 tahun lalu

Kebakaran Sumur Minyak Ilegal di Blora Tewaskan 4 Warga, 3 Orang Jadi Tersangka

57 tahun lalu

Ratusan Hektare Sawah di Pangandaran Gagal Panen akibat Terendam Banjir

57 tahun lalu

Polisi Cabut Belasan Patok Paralon Usai Kebakaran Sumur Minyak Ilegal di Blora

57 tahun lalu

Update Penyelidikan Kebakaran Maut Sumur Minyak Ilegal di Blora, 18 Orang Diperiksa Polisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal