Kebocoran Sumur Minyak di Sulsel Sebabkan Sawah Gagal Panen, Perusahaan Akan Beri Kompensasi

iNews
Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Sudaryono. (Foto: Avirista Midaada)

JAKARTA, iNews.id - Kebocoran minyak milik PT Vale Indonesia (PTVI) telah menyebabkan kerusakan serius pada lahan pertanian di Desa Lioka, Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel). Akibat insiden tersebut, 30 hektare sawahgagal panen.

Pernyataan itu disampaikan oleh Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Sudaryono saat memberikan keterangan di Kompleks DPR, Selasa (16/9/2025). Pihak perusahaan, kata dia telah menyatakan kesediaannya untuk bertanggung jawab atas kerugian yang dialami petani. 

"Kami sampaikan terdampak ada 30 hektare sawah gagal panen. Penanggulangannya sudah dilakukan isolasi dan sudah ditanggulangi," ujar Sudaryono. 

Dia menjelaskan, bentuk tanggung jawab tersebut berupa kompensasi atas hasil panen yang seharusnya bisa diperoleh jika tidak terjadi kebocoran.

"Bentuk pertanggungjawaban adalah, akan ada kompensasi ke petani oleh Perusahaan bersangkutan, dan tim Kementan akan koordinasi ke wilayah tersebut untuk memastikan bahwa kerugian masyarakat itu tertangani," ucapnya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Duh! 30 Hektare Sawah Gagal Panen gegara Pipa Sumur Minyak Vale Bocor

57 tahun lalu

Kebakaran Sumur Minyak Ilegal di Blora Tewaskan 4 Warga, 3 Orang Jadi Tersangka

57 tahun lalu

Ratusan Hektare Sawah di Pangandaran Gagal Panen akibat Terendam Banjir

57 tahun lalu

Polisi Cabut Belasan Patok Paralon Usai Kebakaran Sumur Minyak Ilegal di Blora

57 tahun lalu

Update Penyelidikan Kebakaran Maut Sumur Minyak Ilegal di Blora, 18 Orang Diperiksa Polisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal