Api baru berhasil dipadamkan sekitar dua jam setelah kejadian akibat banyaknya material bahan bakar dan amunsisi senjata sehingga membuat api sulit dikendalikan.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, namun tiga anggota polisi mengalami luka bakar dan dibawa ke Rumah Sakit (RS) Stella Maris untuk mendapat penanganan medis.
Sejumlah warga setempat mengaku hanya mendengar ledakan yang disusul asap tebal. Setelah itu, tiga personel Polair dievakuasi lantaran diduga mengalami luka bakar serius di sekujur tubuhanya.
“Warga lagi pada ngopi-ngopi di belakang sini (dermaga), tiba-tiba terdengar ledakan dan asap tebal,” kata Harun, warga setempat.
Sekretaris Dinas Damkar Makassar, Hasanuddin mengatakan, penyebab kebakaran masih diselidiki petugas. “Masih kita data penyebab kebakaran,” ucapnya.
DIa mengaku petugas damkar kesulitan memadamkan api lantaran banyaknya bahan bakar yang tumpah dan amunisi di kapal tersebut.
Sementara itu, pihak Polda Sulsel hingga kini belum bersedia memberikan klarifikasi terkait penyebab pasti terbakarnya kapal patroli milik Polair Polda Sulsel. Harga kapal patroli buatan 2015 itu mencapai Rp1 miliar.