Jenazah Bocah Penderita Leukimia di Pangkep Ditolak, Warga Takut Pasien Corona

Muhammad Subhan
Warga tolak pemakaman bocah leukimia di Pangkep. (Foto: Sindonews).

PANGKEP, iNews.id - Seorang bocah berusia 10 tahun asal Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel) meninggal dunia karena penyakit kanker darah atau Leukimia. Namun jenazahnya ditolak saat akan dimakamkan pada Kamis (2/4/2020) malam, karena dikira pasien positif virus corona.

Keluarga almarhum Wahid (10), warga Pualu Sabutung, Desa Mattiro Lanka, Kecamatan Liukang Tupabiring Utara sempat berdialog dengan warga. Karena pemakaman anaknya mendapatkan penolakan keras dari warga.

Wahid merupakan penderita leukimia yang dirawat dan meninggal dunia di RSUP dr Wahidin Sudirohusodo Makassar. Namun informasi yang beredar bocah tersebut menderita Covid-19.

Anak dari pasangan Ramina dan Darwis ini menderita leukemia sejak satu tahun lalu, dan menjalani pengobatan di RSUP dr Wahidin Sudirohusodo Makasar.

Kepala Desa Mattiro Lanka, Muzakir mengatakan, warga menolak pemakaman Wahid karena jenazah berasal dari RSUP dr Wahidin Sudirohudo, dan banyak pasien terpapar corona dirawat di sana.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mobil Terbakar usai Isi BBM di SPBU Pangkep, Polisi Temukan Jeriken Berisi Bensin

57 tahun lalu

Tragis, 2 Pemancing di Pangkep Tewas Tenggelam usai Jatuh di Sungai Pangkajene

57 tahun lalu

Tragis! ASN Cantik di Surabaya Tewas usai Dijambret, Keluarga Desak Pelaku Ditangkap

57 tahun lalu

Misteri Siswi SD Tewas dalam Rumah di Sragen, Polisi Sebut Ada Dugaan Kekerasan

57 tahun lalu

Kronologi Siswi SD Ditemukan Tewas dalam Rumah di Sragen, Motor Keluarga Ikut Hilang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal