Tidak hanya itu, dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin canggih, pihaknya juga menggunakan aplikasi yang membantu untuk memudahkan mendeteksi waktu terbit, terbenam dan terjadinya konjungsi.
Selain itu, aplikasi tersebut juga membantu memastikan ijtima, new moon (pergantian bulan), bulan baru (hilal).
"Ada dua aplikasi di Android yakni Luna SolCal dan Sun Position Demo. Dua aplikasi ini lebih praktis dan ternyata juga hasilnya sangat akurat. Ini semakin memudahkan kita dalam memantau dan menetapkan waktu dan hitungan bulan," katanya.
Berdasarkan hasil pemantauan bulan yang dilakukan jemaah An Nadzir di beberapa daerah, didapatkan konjungsi, ijtima, new moon (pergantian bulan) Rajab ke Sya'ban terjadi pada malam hari Rabu, 29 Januari 2025 M jam 20.37 WITA, jam 19.37 WIB dan 21.37 WIT. Dengan demikian, 1 Sya'ban 1446 H jatuh pada hari Kamis 30 Januari 2025 M.
"Purnama 14 Sya'ban 1446 H jatuh pada hari Selasa 11 Februari 2025, Purnama 15 Sya'ban 1446 H (fool Moon) Rabu 12 Februari 2025 M Jam 21.54 WITA, 20.54 WIB dan 22.54 WIT, lalu purnama 16 Sya'ban 1446 H jatuh pada Kamis 13 Februari 2025 M," ucapnya.