"Saya selalu tertarik. Pertama, Sultan Hasanuddin jadi raja masih muda, memerintah usia 17 tahun dan saking punya semangat heroik, punya semangat patriotik, yang tinggi sampai Belanda takut. Kemudian dijuluki 'Ayam Jantan' dari timur dan itu dipasang gambarnya di atas makam," ucapnya.
Politikus PDIP ini menekankan kepada generasi muda sosok pahlawan nasional ini harus menjadi contoh positif agar anak muda tetap memiliki inspirasi dan tidak boleh menyerah dalam kondisi apa pun.
"Itu memberi semangat pada kita, bagi yang muda-muda ini untuk tidak menyerah, jadi petarung betul. Terakhir saya suka bajunya (Sultan Hasanuddin, red.) selalu warna merah," katanya.
Sebelumnya, Ganjar Pranowo bersama istri Siti Atiqoh Supriyanti dan anaknya Muhammad Zinedine Alam Ganjar berziarah ke makam Pahlawan Nasional Pangeran Diponegoro di Jalan Diponegoro Kota Makassar, Jumat (6/5/2022).
Ganjar mengatakan, sosok Pangeran Diponegoro memiliki banyak nilai perjuangan dan kepemimpinan yang bisa diteladani, khususnya dalam melawan penjajah Belanda.
Menurutnya, ada ikatan sejarah antara Jawa Tengah, khusus Daerah Istimewa Yogyakarta dan Makassar. Hal ini bisa dilihat dari jubah peninggalan Pangeran Diponegoro dan kursi yang terdapat bekas garuk Pangeran Diponegoro yang dijebak saat berunding dengan Belanda masih tersimpan di Museum Kamar Pengabdian Diponegoro di Kota Magelang, Jateng.