Dituduh Ajarkan Aliran Sesat, Ini Kata Pimpinan Yayasan Nur Mutiara di Gowa

Bugma
Pimpinan Yayasan Nur Mutiara Makrifatullah Kabupaten Gowa membantah telah mengajarkan aliran sesat. (Foto: iNews/Bugma)

GOWA, iNews.id – Pimpinan Yayasan Nur Mutiara Makrifatullah, Kabupaten Gowa, Wayang Hadi Kesumo akhirnya buka suara terkait tuduhan mengajarkan aliran sesat hingga viral di media sosial

Wayang Hadi mengaku tidak tahu awal mula tuduhan mengajarkan aliran sesat dengan melarang shalat hingga tidak boleh memakan ikan kepada pengikutnya.

Dia malah berdalih tuduhan sesat terhadap yayasannya dating dari MUI dan kementerian agama setempat. Padahal, kedua lembaga itu belum menemui pemilik yayasan untuk melakukan klarifikasi soal pelarangan melaksanakan shalat lima waktu.

“Belum ada pihak dari MUI baik dari Sulsel maupun dari Gowa yang datang ke sini (yayasan) untuk menanyakan langsung ke saya. Mereka hanya datang diam-diam mengambil foto lalu memasangnya di media sosial dengan tulisan aliran sesat,” kata Wayang Hadi ditemui di Kelurahan Romang Lompoa, Kecamatan Bontomaranmu, Kabupaten Gowa, Selasa (3/1/2023). 

Wayang Hadi pun kembali menegaskan dirinya merupakan korban postingan media sosial. “Saya ini korban dari media sosial. Saya tidak tahu kedatangan MUI ke sini. Saya hanya lihat di tv, ada orang MUI dating lalu katanya investigasi,” ucapnya. 

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran 3 Santri di Ponpes Lombok Tengah, 1 Korban Tewas

57 tahun lalu

8 Orang Ditangkap Kasus Pengeroyokan di Lahan Sengketa Gowa, 4 Ditetapkan Tersangka

57 tahun lalu

Viral Aksi Licik Emak-Emak Gasak Pakaian Adat Bali di Gianyar, Toko Rugi Jutaan Rupiah

57 tahun lalu

Viral Polisi Diadang Warga saat Tangkap Lansia Terduga Pencabulan Anak di Sampang

57 tahun lalu

Misteri Kematian Warga Boyolali usai Makan Sate Kiriman, Makam Dibongkar Polisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal