"Alhamdulillah, Sabbang-Rongkong-Seko yang telah dirintis melalui bantuan keuangan telah mengubah dari wilayah terisolasi tanpa listrik dan akses roda empat menjadi aspal dan akses bus perintis subsidi hingga Rongkong, untuk tahap pertama," katanya.
Dia mengaharapkan pemerataan pembangunan menembus wilayah terisolasi dan terpencil terus digalakkan demi pembangunan berkeadilan. "Tahap kedua setelah tuntas aspal ke Seko, bus akan melayani Masamba-Rongkong-Seko," ujarnya.
Andi Sudirman mengatakan, dua tahun kepemimpinannya bersama Nurdin Abdullah, ingin pemerataan pembangunan di seluruh wilayah terpencil. Pemprov Sulsel melalui Rongkong-Seko, akhirnya mampu meraih penghargaan pembangunan wilayah terpencil dan terisolasi.
"Ini bukti sinergitas pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten. Dengan bersatu, pembangunan akan menjadi ringan di selesaikan untuk masyarakat," ucapnya.
Dia juga mengajak masyarakat Rongkong untuk mensyukuri adanya transportasi darat yang bisa dinikmati oleh masyarakat Rongkong dengan aman, nyaman, dan terjangkau.
Sementara, Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, mengaku sangat senang atas kehadiran bus perintis Damri, bantuan BTD Sulselbar. Kehadiran bus tersebut dapat memberikan alternatif moda transportasi, khusus untuk wilayah terpencil, seperti Rongkong.
"Tentu kita semua bersyukur. Rencana awal sampai Seko, seiring dengan selesainya pembangunan jalan. Semoga bisa lanjut ke Seko," ujar Indah.