Berikan Panduan Pemakaman Pasien Positif Corona, MUI: Jangan Tolak Penguburan Korban

Sindonews
Syachrul Arsyad
Prosesi pemakaman pasien viris corona di Sidoarjo, Jatim. (Foto: iNews/Yoyok Agusta)

MAKASSAR, iNews.id - Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyayangkan adanya penolakan warga terkait pemakaman pasien positif corona di sejumlah daerah. Masyarakat diminta tak perlu khawatir berlebihan akan tertular Covid-19.

Sekretaris MUI Sulawesi Selatan (Sulsel), Prof HM Galib mengatakan, kejadian tersebut seharusnya tidak terjadi. Apalagi, sudah ada instruksi terkait penanganan jenazah terkait virus corona.

Menurut dia, instruksi tersebut lalu diperkuat Fatwa MUI No 18 Tahun 2020 tentang Pedoman Pengurusan Jenazah Muslim yang Terinfeksi Covid-19, diteken 27 Maret 2020 lalu.

"Tidak boleh juga masyarakat berlebihan, bahwa dikuburkannya di situ, lalu berpikir menyebarkan virus corona di tempat itu," kata Galib di Kota Makassar, Sulsel, Senin (30/3/2020).

Dia mengakui, penanganan jenazah yang terinfeksi Covid-19 memang tidak seperti pada umumnya. Paling utama, dilakukan secara terbatas oleh orang berkompeten yang misalnya tergabung dalam satgas penanganan virus corona.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
9 jam lalu

Pengukuran Lahan di Makassar Berujung Ricuh, Warga Bentrok dengan Polisi

5 hari lalu

Viral Video Penyerangan di Makassar, Ternyata Anak SD Main Perang-perangan Pakai Kertas

6 hari lalu

Viral Pasien Perempuan di RSUD Martapura Dilecehkan Oknum Nakes, Polisi Turun Tangan

8 hari lalu

Makassar jadi Kota Terpanas di Indonesia, Suhu Tembus 35,5 Derajat Celsius

8 hari lalu

16 Adegan Rekonstruksi Suami Bunuh Istri di Makassar, Korban Diserang Gunakan Badik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal