"Pelaku baru saja di-PHK akibat kondisi pandemi sehingga memilih menjambret," katanya.
Sejauh ini hasil pengembangan penyelidikan, ada dua tempat kejadian perkara (TKP) kasus penjambretan. Keduanya berlokasi di wilayah Kecamatan Biringkanaya.
"Untuk sementara ini ada dua korban di dua TKP yang sedang kami tangani. Tapi sinyalir banyak TKP lain yang sedang kami kembangkan," kata mantan Kasat Reskrim Polres Soppeng tersebut.
Menurutnya, pelaku AA bertindak sebagai eksekutor. Sementara rekannya FA turut membantu mengantar dengan menggunakan motor.
"Modusnya ini berjalan-jalan mengamati calon korban yang rata-rata perempuan dan anak-anak. Ada juga ibu-ibu yang sedang serius bermain ponsel di jalan atau ketika berkendara," ucapnya.