TORAJA UTARA, iNews.id – Dua anak calon legislatif (caleg) diSulawesi Selatan (Sulsel), mengeroyok pasangan suami istri hingga babak belur karena tidak mendukung ayah mereka pada Pileg 2019. Ayah kedua pelaku yang maju dari Dapil 3 Toraja Utara tersebut diketahui tidak lolos menjadi anggota DPRD saat rekapitulasi suara.
Kedua korban yakni, Andriana Biringallo dan Kalebu Tangdira’pe, akhirnya membuat laporan pengaduan ke Kepolisian Sektor (Polsek) Rantepao. Sementara kedua anak oknum caleg yang dilaporkan melakukan pengeroyokan berinisial J dan T.
Menurut keterangan Andriana dan Kalebu, penganiayaan tersebut terjadi setelah kedua anak caleg mengetahui ayah mereka tidak lolos jadi menjadi anggota DPRD Toraja Utara. J dan T sebelumnya sudah dendam karena pasutri itu tidak memilih ayah mereka.
Keduanya kemudian menghadang Andriana dan Kalebu di jalan saat mengendarai sepeda motor pada Sabtu, 4 Mei 2019, pukul 08.40 Wita di wilayah Bolu, Kelurahan Tallunglipu, Kecamatan Tallunglipu. Keduanya langsung melancarkan pukulan dan mengeroyok pasutri itu.
“Karena kami tidak mendukung bapaknya, akhirnya mereka dendam kepada kami. Kami sedang naik motor, tiba-tiba kami dihadang di jalan dan disuruh turun. Setelah kami mau berangkat kembali, yang satu mengambil batu, terpaksa suami saya berhenti. Langsung terjadi pengeroyokan,” kata Adriana, Senin (6/5/2019).